Nikmat Keamanan Dan Jalan Untuk Menggapainya

Membersihkan Tubuh Selama Tiga Hari (Three-day Cleansing)

Awas Stroke

Awas stroke !
Stroke, banyak orang mengetahui tentang penyakit ini namun tidak banyak orang yang menyadari bahwa penyakit ini telah benar-benar mulai mengancam kita. Usia serangan kini tinggi dan sudah mulai memasuki usia produktif (usia muda).

Serangan stroke biasanya merupakan serangan secara tiba-tiba, mendadak pelo, bibir menyong atau sebagian tubuhnya mendadak kaku tidak bisa digerakkan dan sering diikuti pingsan , adalah merupakan serangan yang biasa menimpa pasien stroke. Salah satu penyebabnya adalah terhentinya suplai darah di suatu tempat, sehingga mengakibatkan kelumpuhan, hilangnya kesadaran atau bahkan kematian karena adanya penyumbatan di dalam pembuluh darah (aterosklorosis) karena kolesterol tinggi (hiperkolesterol), atau karena pecahnya pembuluh darah di otak sebagai akibat penyakit hipertensi. Jika tidak ditangani secara cepat dan tepat banyak pasien mengalami kecacatan fisik secara permanen dengan sebagian tubuh tidak bisa digerakkan atau kecacatan memori yang mengancam seluruh atau sebagian ingatan pasien hilang.

Banyak kalangan yang menyebutkan bahwa stroke merupakan penyakit yang paling ditakuti, karena ada kecenderungan bahwa kebanyakan pasien kemudian menjadi pasif dan sangat tergantung dengan orang disekelingnya. Memang ada beberapa pasien yang bisa sembuh meski dengan kecacatan yang minimal, namun bila dibandingkan dengan yang mengalami kecacatan permanen dan tidak bisa melakukan aktifitas secara normal kembali, sungguh ini menyisakan banyak cerita yang menyedihkan. Sebagian besar dari pasien stroke kemudian bahkan kehilangan pekerjaan atau mengalami pensiun dini.
Masyarakat atau anggota keluarga dari pasien yang terkena serangan stroke seringkali hanya merasa panik ketika ada salah satu anggota keluarga yang mengalami serangan awal stroke. Kejadian ini kebanyakan ditangan sebagai penyakit biasa, padahal serangan stroke ini bisa dengan cepat menyebabkan kerusakan otak dalam menit. Stroke akan bertambah buruk dalam beberapa jam sampai 1-2 hari sebagai akibat meluasnya jaringan otak yang mati. Kesalahan penanganan bisa berakibat fatal, begitu juga kesalahan diagnose awal.
“Di Indonesia , kebanyakan pasien stroke jarang sekali mendapat pengobatan dalam waktu 3-6 jam pertama. Akibatnya kecacatan pasien stroke di Indonesia sangat tinggi” *)
Informasi terkini yang diketahui penulis adalah penangan awal serta pengobatan perlu dilakukan dalam waktu 1-3 jam.
Mulai mengancam Usia Muda
Stroke kini merupakan penyebab kematian nomor 3 di dunia dan merupakan penyebab kecacatan utama bagi umat manusia. Di Amerika, setiap tahun terjadi sekitar 700 ribu kasus stroke, artinya hampir setiap 45 detik ada salah seorang warga paman Sam ini yang terserang stroke. Sementara di Indonesia kasus stroke telah mendekati angka sekitar 400 ribu setiap tahunnya, bahkan data dari Yayasan Stroke Indonesia mengatakan 500 ribu pertahyun dimana 25 % diantaranya meninggal. Yang lebih mengejutkan, pasien stroke kini juga sudah mulai mengenai usia muda, artinya umur 45 tahun ke bawah.
Gaya hidup tidak sehat ala makanan perkotaan kembali dituding menjadi faktor penyumbang terbesar bagi meningkatnya stroke di kalangan usia muda. Gaya hidup atau life style masyarakat perkotaan adalah aktifitas tidak sehat seperti merokok, minuman beralkohol,makanan kolesterol tinggi. Konsistensi dalam menjaga pola hidup sehat merupakan kunci utama, mulai dari mengkonsumsi pola makan seimbang,3 enak yakni manis, gurih, dan asin harus diimbangi dengan rasa pahit, enyahkan rokok, hindari stress ,awasi tekanan darah gula darah dan kolesterol, teratur berolah-raga dan istirahat yang cukup.
Catatatan tentang Stroke:
• Tingginya angka kejadian stroke di Indonesia telah memberi sinyal untuk melakukan langkah-langkah pencegahan yang cukup komprehensif dan terpadu.
• Pasien stroke kini sudah mulai mengenai usia muda, artinya umur 45 tahun kebawah.
• Makanan yang serba lezat dan nikmat yang biasa kita santap di restoran ataupun hotel, cenderung memicu hiperkolesterol sebagai penyumbang terbesar bagi terjadinya penyakit jantung koroner (PJK) dan memicu serangan stroke.

Tangerang, 12 Desember 2011
Diambil dari majalah : Healthyguide News, no. 03-2008

Basmi Penyakit dengan Sirih Merah

Mengenal Sirih Merah

Umumnya orang mengenal tanaman sirih berdaun hijau yang secara tradisional dan turun temurun dimanfaatkan sebagai pelengkap upacara adat dan menyembuhkan beberapa jenis penyakit, seperti sariawan, dan sakit gigi. Sementara itu air rebusannya yang mengandung antiseptik berkhasiat sebagai obat kumur, untuk mencuci bagian intim kaum Hawa, sebagai obat keputihan, dan menghilangkan bau badan.

Belakangan ini muncul tanaman sirih merah (Piper betle L. Var Rubrum) yang sosoknya eksotik, sehingga banyak menyedot perhatian banyak orang. Selain itu juga mendapat perhatian khusus dari kalangan herbalis lantaran mampu mengobati aneka penyakit. Belum bisa dipastikan daerah asal tanaman ini. Tanaman ini diketahui tumbuh di berbagai daerah di Indonesia, seperti di lingkungan kraton Yogyakarta dan lereng Merapi sebelah timur; serta di Papua, Jawa Barat, Aceh,dan beberapa daerah lainnya.

Kandungan kimia tanaman ini belum diteliti secara detil. Dari hasil krematogram diketahui sirih merah mengandung flavonoid, senyawa polevenolad, tanin, dan minyak asiri. Efek zat aktif yang terkandung daun sirih merah dapat ,merangsang saraf pusat dan daya pikir. Di samping itu, juga mempunyai efek pencegah ejakulasi dini, antikejang, antiseptik, analgetik, antiketombe, antidiabetes, pelindung hati, antidiare, mempertahankan kekebalan tubuh, dan penghilang bengkak. Daun sirih merah juga mampu mengatasi radang pada paru, radang pada tenggorokan, radang pada gusi, radang pada payudara, hidung berdarah, dan batuk berdarah.

Ekstrak daun sirih merah mampu mematikan cendawan chandida albicans penyebab sariawan; berkhasiat mengurangi sekresi pada liang vagina, keputihan akut , dan gatal-gatal pada alat kelamin; sekaligus sebagai pembersih luka. Secara empiris ekstrak daun sirih merah dalam pemakaian secara tunggal atau diformulasikan dengan tanaman obat lainnya mampu membasmi aneka penyakit, seperti diabetes mellitus, peradangan akut pada organ tubuh tertentu, luka yang sulit sembuh, kanker payudara dan kanker rahim, leukemia, TBC, radang pada lever, lemah sahwat, ambein, jantung koroner, darah tinggi dan asam urat.

Penjelasan tersebut diatas telah melalui pemeriksaan skrining Fitokimia daun sirih merah dengan menggunakan uji tabung dan uji KLT (Kroatografi Lapis Tipis).

Dinukil dari buku “Sehat dengan ramuan tradisional” berjudul : “Basmi Penyakit dengan Sirih Merah” oleh Bambang Sudewo.

-bs-

Tangerang, 7 Desember 2011

Teh Bunga Rosella

Keampuhan Bunga Rosella

Sesuai dengan hasil penelitian, teh bunga rosella sangat ampuh menyembuhkan diabetes, menurunkan kolesterol, hipertensi serta asam urat. Selain itu rosella juga dapat mencegah kanker, menurunkan berat badan, meredakan batuk kronis, meningkatkan stamina dan menyehatkan mata.
Mengapa sampai sedemikian banyak khasiat dan manfaat kegunaan bunga rosella ? Apa dan bagaimana bentuk dari bunga rosella itu, hingga dikatakan ampuh untuk berbagai macam penyakit? Rosella yang mempunyai nama ilmiah Hibiscus sabdariffa Linn, merupakan anggota famili Malvaceae. Dapat tumbuh baik di daerah tropis maupun sub tropis. Pada mulanya tanaman rosella dibudi dayakan hanya untuk keperluan bahan pembuat tali pengganti rami yang diambil dari batang tanaman tersebut. Namun setelah diketahui lebih jauh, juga dapat dibuat makanan dan minuman. Di negara lain tanaman rosella sudah dikenal sejak lama. Mulai dari buah, kelopak bunga, dan daun semuanya dapat dimakan. Bahkan dapat dijadikan sebagai bahan minuman, selai, salad, sirup, pudding dan asinan. Secara empiris rosella berkhasiat sebagai antiseptic, aprodisiak, dieretik, pelarut sedative dan tonik.
Bagi masyarakat Indonesia saat ini, tanaman rosella sudah lebih popular dan cukup dikenal. Para petani di Jawa telah banyak membudi dayakan tanaman ini karena lebih mudah penanamannya. Bahkan mereka mulai mengganti tanaman palawijanya seperti ketela, jagung dan kacang dengan tanaman rosella.
Bunga rosella mempunyai kelopak berwarna merah yang biasanya disebut sebagai bunga. Bagian kelopak inilah yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan minuman.

Kandungan rosella

Kandungan kimia dan nilai gizi dari rosella , selain mengandung vitamin C, kelopak bunganya mengandung vitamin A dan 18 jenis asam amino yang sangat diperlukan oleh tubuh. Kandungan gizi rosella yang lengkap terdapat dari kelopak maupun daunnya a.l. kalori, air, protein, lemak, karbohidrat, serta abu, kalsium, fosfor, besi, betakaroten, vitamin C, tiamin, riboflavin dan niasin. Kelopak rosella juga banyak mengandung asam amino yang penting bagi tubuh seperti arginine, cystine, histidine, isoleucine, leucine,lysine, methionine, phenylalanine, threonine, tryptophan, tyrosine, valine, aspartic acid, glitamic, acid alanine, glycine, praline dan serine. Sedangkan dalam biji mengandung nitrogen dan sulfida. serta asam lemak dan sterol. Sehingga minyak yang dihasilkan dari biji rosella menyerupai minyak biji jarak, dapat dipakai sebagai pengganti minyak jarak kasar.

Rosella untuk pengobatan

Di Indonesia penggunaan rosella di bidang kesehatan belum begitu populer. Namun saat ini teh rossela mulai banyak dikenal oleh masyarakat terutama untuk minuman kesehatan. Hampir setiap toko jamu atau agen rosella bahkan sampai pasar swalayan menjual kemasan teh Rosella. Harganya pun bervariasi tergantung dari mutu atau jenis rossela yang ditawarkan. Bungkus kemasan juga menentukan harga dari teh rosella tersebut. Rosella yang dikemas secara pabrikan lebih mahal dibandingkan dengan teh rosella yang dibungkus sebagai industri rumahan. Demikian pula rosella yang berasal dari beberapa daerah di Jawa, bahkan dari mancanegara ikut menentukan kwalitas dari teh rosella tersebut. Sebagai contoh akhir-akhir ini beredar teh rossela berasal dari Mesir yang harganya berlipat kali dengan teh rosella yang berasal dari petani di Indonesia.
Pada dasarnya seluruh bagian tanaman rosella bermanfaat sebagai obat tradisiobal. Penggunaan sebagai obat ini telah dilakukan oleh beberapa negara di dunia seperti India, Afrika (Senegal, Sudan) , Meksiko, Brasil dll. Daun atau kelopak bunga yang direbus dalam air, berkhasiat untuk peluruh kencing dan merangsang keluarnya empedu dari hati (Choleretic), menurunkan tekanan darah (hypotensive) ,mengurangi kekentalan (viskositas) darah dan meningkatkan peristaltic usus.
Berbagai khasiat itu didukung oleh sebuah riset ilmiah yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Biomedis di Meksiko, pada tahun 2004. Tim melakukan pengamatan terhadap 75 orang pasien dengan usia 30-80 tahun yang menderita hipertensi. Hasilnya Rosella mampu menurunkan tekanan darah sistolik dari 139,05 menjadi 123,73 mm Hg. Sedangkan tekanan darah diastolic turun dari 90,81 menjadi 79,52 mm Hg. Dosis pemakaian 10 g kelopak bunga rosella kering dicampur 0,51 l air (berisi 9,6 mg antosianin), diminum sehari sekali sebelum sarapan pagi.
Ahli farmakognosi dari Senegal merekomendasikan khasiat lain dari tanaman Rosella adalah sebagai antikejang (antipasmodik), mengobati cacingan (antelmintik), dan sebagai anti bakteri. Ekstrak air Rosella dan zat warna mempunyai efek letal (mematikan Mycrobacterium tuberculosis penyebab TBC).
Daun Rosella juga dapat mengobati kaki pecah-pecah dan luka bakar ringan, dengan cara daun direndam dalam air panas, dilumatkan, kemudian dioleskan pada kaki. Bijinya berkhasiat untuk sebagai diuretic dan tonikum. Minyak biji berwarna kuning kecoklatan dapat menyembuhkan luka pada onta. Di India rebusan biji untuk menyembuhkan dysuria (gangguan kencing), pencernaan dan meningkatkan stamina.
Penduduk Brasil menggunakan sebagai tonikum,emollient dan bahan pelarut untuk mengurangi rasa pahit. Orang Filipina menggunakan akarnya yang pahit sebagai tonikum. Sementara orang Angola menggunakan lendir dari daunnya sebagai emollient dan obat batuk.

Rosella sebagai antioksidan

Salah satu hasil penelitian menyatakan bahwa rosella bermanfaat bagi penderita arteriosclerosis dan sebagai antiseptic usus. Ekstrak kelopaknya juga dapat menurunkan absorbsi alcohol, sehingga dapat mengurangi efek yang ditimbulkan akibat minum alcohol. Pada tahun 2006 seorang peneliti dari Tekhnologi Pangan IPB melakukan penelitian tentang kandungan antioksidan pada rosella. Hasilnya, kandungan antioksidan pada rosella lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan antioksidan pada daun kumis kucing, yaitu sebesar 1,7 mmol/prolox. Demikian pula dengan hasil penelitian dari Institute of Food Nutrition and Human Health, Massey University, Selandia Baru, membuktikan bahwa rosella mengandung 24% antioksidan dan 51% autisianin.
Dengan adanya antioksidan, sel-sel radikal bebas yang merusak inti sel dapat dihilangkan. Oleh karena itu maka rosella memiliki efek anti kanker dan menjaga kerusakan sel dari sinar ultra violet berlebih yang diserap oleh tubuh.

Setelah mengetahui kandungan dan manfaat dari teh rosella yang telah dibuktikan oleh para peneliti baik di dalam maupun dari luar negeri, maka marilah kita mulai mencoba untuk menkonsumsi teh rosella. Dengan mengkonsumsi teh rosella, disamping dapat bermanfaat untuk kesehatan juga sekaligus kita membantu para petani rosella yang tersebar di Indonesia. Membuat minumannya mudah, tinggal menyeduh 5-7 kelopak bunga dengan air panas, tunggu 5 menit, siap minum. Rasa dari minuman ini seperti asam jawa. Apabila mempunyai sakit maag harus hati hati dengan menambahkan kadar airnya. Bisa ditambahkan dengan gula; tapi untuk kesehatan, lebih baik dicampur madu sebagai pemanis, selamat mencoba.

-bs-
Cipadu Jaya, Nopember 2011

Teh Bunga Rosella

Keampuhan Bunga Rosella

Sesuai dengan hasil penelitian, teh bunga rosella sangat ampuh menyembuhkan diabetes, menurunkan kolesterol, hipertensi serta asam urat. Selain itu rosella juga dapat mencegah kanker, menurunkan berat badan, meredakan batuk kronis, meningkatkan stamina dan menyehatkan mata.
Mengapa sampai sedemikian banyak khasiat dan manfaat kegunaan bunga rosella ? Apa dan bagaimana bentuk dari bunga rosella itu, hingga dikatakan ampuh untuk berbagai macam penyakit? Rosella yang mempunyai nama ilmiah Hibiscus sabdariffa Linn, merupakan anggota famili Malvaceae. Dapat tumbuh baik di daerah tropis maupun sub tropis. Pada mulanya tanaman rosella dibudi dayakan hanya untuk keperluan bahan pembuat tali pengganti rami yang diambil dari batang tanaman tersebut. Namun setelah diketahui lebih jauh, juga dapat dibuat makanan dan minuman. Di negara lain tanaman rosella sudah dikenal sejak lama. Mulai dari buah, kelopak bunga, dan daun semuanya dapat dimakan. Bahkan dapat dijadikan sebagai bahan minuman, selai, salad, sirup, pudding dan asinan. Secara empiris rosella berkhasiat sebagai antiseptic, aprodisiak, dieretik, pelarut sedative dan tonik.
Bagi masyarakat Indonesia saat ini, tanaman rosella sudah lebih popular dan cukup dikenal. Para petani di Jawa telah banyak membudi dayakan tanaman ini karena lebih mudah penanamannya. Bahkan mereka mulai mengganti tanaman palawijanya seperti ketela, jagung dan kacang dengan tanaman rosella.
Bunga rosella mempunyai kelopak berwarna merah yang biasanya disebut sebagai bunga. Bagian kelopak inilah yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan minuman.

Kandungan rosella

Kandungan kimia dan nilai gizi dari rosella , selain mengandung vitamin C, kelopak bunganya mengandung vitamin A dan 18 jenis asam amino yang sangat diperlukan oleh tubuh. Kandungan gizi rosella yang lengkap terdapat dari kelopak maupun daunnya a.l. kalori, air, protein, lemak, karbohidrat, serta abu, kalsium, fosfor, besi, betakaroten, vitamin C, tiamin, riboflavin dan niasin. Kelopak rosella juga banyak mengandung asam amino yang penting bagi tubuh seperti arginine, cystine, histidine, isoleucine, leucine,lysine, methionine, phenylalanine, threonine, tryptophan, tyrosine, valine, aspartic acid, glitamic, acid alanine, glycine, praline dan serine. Sedangkan dalam biji mengandung nitrogen dan sulfida. serta asam lemak dan sterol. Sehingga minyak yang dihasilkan dari biji rosella menyerupai minyak biji jarak, dapat dipakai sebagai pengganti minyak jarak kasar.

Rosella untuk pengobatan

Di Indonesia penggunaan rosella di bidang kesehatan belum begitu populer. Namun saat ini teh rossela mulai banyak dikenal oleh masyarakat terutama untuk minuman kesehatan. Hampir setiap toko jamu atau agen rosella bahkan sampai pasar swalayan menjual kemasan teh Rosella. Harganya pun bervariasi tergantung dari mutu atau jenis rossela yang ditawarkan. Bungkus kemasan juga menentukan harga dari teh rosella tersebut. Rosella yang dikemas secara pabrikan lebih mahal dibandingkan dengan teh rosella yang dibungkus sebagai industri rumahan. Demikian pula rosella yang berasal dari beberapa daerah di Jawa, bahkan dari mancanegara ikut menentukan kwalitas dari teh rosella tersebut. Sebagai contoh akhir-akhir ini beredar teh rossela berasal dari Mesir yang harganya berlipat kali dengan teh rosella yang berasal dari petani di Indonesia.
Pada dasarnya seluruh bagian tanaman rosella bermanfaat sebagai obat tradisiobal. Penggunaan sebagai obat ini telah dilakukan oleh beberapa negara di dunia seperti India, Afrika (Senegal, Sudan) , Meksiko, Brasil dll. Daun atau kelopak bunga yang direbus dalam air, berkhasiat untuk peluruh kencing dan merangsang keluarnya empedu dari hati (Choleretic), menurunkan tekanan darah (hypotensive) ,mengurangi kekentalan (viskositas) darah dan meningkatkan peristaltic usus.
Berbagai khasiat itu didukung oleh sebuah riset ilmiah yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Biomedis di Meksiko, pada tahun 2004. Tim melakukan pengamatan terhadap 75 orang pasien dengan usia 30-80 tahun yang menderita hipertensi. Hasilnya Rosella mampu menurunkan tekanan darah sistolik dari 139,05 menjadi 123,73 mm Hg. Sedangkan tekanan darah diastolic turun dari 90,81 menjadi 79,52 mm Hg. Dosis pemakaian 10 g kelopak bunga rosella kering dicampur 0,51 l air (berisi 9,6 mg antosianin), diminum sehari sekali sebelum sarapan pagi.
Ahli farmakognosi dari Senegal merekomendasikan khasiat lain dari tanaman Rosella adalah sebagai antikejang (antipasmodik), mengobati cacingan (antelmintik), dan sebagai anti bakteri. Ekstrak air Rosella dan zat warna mempunyai efek letal (mematikan Mycrobacterium tuberculosis penyebab TBC).
Daun Rosella juga dapat mengobati kaki pecah-pecah dan luka bakar ringan, dengan cara daun direndam dalam air panas, dilumatkan, kemudian dioleskan pada kaki. Bijinya berkhasiat untuk sebagai diuretic dan tonikum. Minyak biji berwarna kuning kecoklatan dapat menyembuhkan luka pada onta. Di India rebusan biji untuk menyembuhkan dysuria (gangguan kencing), pencernaan dan meningkatkan stamina.
Penduduk Brasil menggunakan sebagai tonikum,emollient dan bahan pelarut untuk mengurangi rasa pahit. Orang Filipina menggunakan akarnya yang pahit sebagai tonikum. Sementara orang Angola menggunakan lendir dari daunnya sebagai emollient dan obat batuk.

Rosella sebagai antioksidan

Salah satu hasil penelitian menyatakan bahwa rosella bermanfaat bagi penderita arteriosclerosis dan sebagai antiseptic usus. Ekstrak kelopaknya juga dapat menurunkan absorbsi alcohol, sehingga dapat mengurangi efek yang ditimbulkan akibat minum alcohol. Pada tahun 2006 seorang peneliti dari Tekhnologi Pangan IPB melakukan penelitian tentang kandungan antioksidan pada rosella. Hasilnya, kandungan antioksidan pada rosella lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan antioksidan pada daun kumis kucing, yaitu sebesar 1,7 mmol/prolox. Demikian pula dengan hasil penelitian dari Institute of Food Nutrition and Human Health, Massey University, Selandia Baru, membuktikan bahwa rosella mengandung 24% antioksidan dan 51% autisianin.
Dengan adanya antioksidan, sel-sel radikal bebas yang merusak inti sel dapat dihilangkan. Oleh karena itu maka rosella memiliki efek anti kanker dan menjaga kerusakan sel dari sinar ultra violet berlebih yang diserap oleh tubuh.

Setelah mengetahui kandungan dan manfaat dari teh rosella yang telah dibuktikan oleh para peneliti baik di dalam maupun dari luar negeri, maka marilah kita mulai mencoba untuk menkonsumsi teh rosella. Dengan mengkonsumsi teh rosella, disamping dapat bermanfaat untuk kesehatan juga sekaligus kita membantu para petani rosella yang tersebar di Indonesia. Membuat minumannya mudah, tinggal menyeduh 5-7 kelopak bunga dengan air panas, tunggu 5 menit, siap minum. Rasa dari minuman ini seperti asam jawa. Apabila mempunyai sakit maag harus hati hati dengan menambahkan kadar airnya. Bisa ditambahkan dengan gula; tapi untuk kesehatan, lebih baik dicampur madu sebagai pemanis, selamat mencoba.

-bs-
Cipadu Jaya, Nopember 2011

Serba-serbi “Tempe”

Serba-serbi tempe

Siapa yang tidak mengenal tempe, semua orang pasti menggemari makanan yang berbahan dasar kedelai ini. Dari rakyat kecil hingga presiden di istana , baik tua, muda bahkan anak-anak pun tergoda dengan tempe yang rasanya gurih dan bergizi tinggi ini. Bahkan tempe dapat digunakan untuk terapi kesehatan karena mengandung unsur-unsur yang kaya seperti natrium, kalsium, antioksidan dan antibiotika dll. Sebagai makanan yang popular di Indonesia, tempe sangat mudah diperoleh, dari tukang sayur keliling, warung kecil , sampai Supermarket. Pokoknya jangan khawatir bila kehabisan tempe, karena dapat diperoleh dimana saja dan kapan saja. Tetapi lain halnya bila kita berada di luar negeri, makanan khas Indonesia ini jarang ditemukan bahkan tidak ada sama sekali. Sebagaimana halnya pengalaman penulis sewaktu berada di negeri orang yaitu negara Amerika Latin, tidak menemukan tempe ini. Demikian pula sewaktu bertugas di negara Pasifik Selatan, tepatnya di Fiji. Untuk memenuhi keinginan makan tempe, ahirnya diusahakan untuk membuat tempe sendiri. Adapun ragi tempe dikirim dari Indonesia, sedangkan bahan kedelainya bisa diperoleh di negara setempat.

Tempe sudah sejak lama menjadi makanan rakyat kita. Tidak jelas kapan masyarakat mulai mengonsumsi tempe. Banyak literatur sejarah yang menyatakan bahwa masyarakat pulau Jawa sudah mengenal tempe sejak abad XVI, kira-kira pada waktu pemerintahan Raja Sultan Agung. Setelah itu tempe tersebar keluar pulau Jawa baik melalui perdagangan maupun penyebaran agama. Asumsi ini diperkuat dengan ditemukannya kata tempe dalam serat Centini. Dari pulau Jawa tempe kemudian menyebar ke seluruh penjuru Nusantara hingga Eropa dan Amerika. Penyebaran Tempe di Eropa dipelopori oleh warga Belanda. Bahkan Jepang sudah mendaftarkan hak paten tempe di tingkat internasional.

Secara umum kedelai merupakan salah satu penghasil protein nabati yang cukup tinggi. Kandungan protein pada kedelai berkisar 35-43% atau hampir sama dengan protein pada susu bubuk. Selain kandungan protein yang tinggi, beberapa kandungan gizi di dalam tempe sebagai antioksidan yang berfungsi untuk mencegah penyakit kanker, dan mencegah penuaan dini pada kulit wajah. Salah satu antioksidan yang terdapat dalam tempe adalah isofaflon. Jadi makanan sederhana dari kedelai ini juga memiliki peran untuk menangkal radikal bebas. Adanya antioksidan di dalam tempe ini terjadi ketika kedelai difermentasi oleh ragi tempe berupa Micrococcus luteus dan Coreyne bacterium. Selain itu dalam tempe terdapat Genestein dan Phytoestrogen yang berfungsi sebagai zat untuk mencegah tumbuhnya sel kanker payudara dan kanker prostat.
Disamping rasanya lezat tempe kedelai mempunyai begitu banyak nilai gizi. Salah satunya adalah peranannya sebagai sumber vitamin B12. Dalam seratus gram tempe goreng mengandung 1 mikrogram vitamin B12 yang dapat memenuhi 42% kebutuhan harian tubuh. Keunggulan lain:
1. Kaya serat pangan
Kandungan serat pangan (dietary fiber) per 100 gram adalah 4,8 gram. Seperti diketahui, fungsi serat sangat besar dalam kesehatan saluran pencernaan dan juga sebagai pencegah berbagai penyakit kronis.
2. Sangat mudah dicerna
Kemudahan tempe dicerna berada di atas daya cerna pangan lainnya yang juga berbahan dasar kedelai, karena fermentasi menguraikan protein-protein dalam kedelai.

Tempe untuk pengobatan
Ternyata, disamping merupakan makanan untuk lauk sebagai teman nasi sehari-hari, tempe juga dapat digunakan dalam terapi pengobatan, antara lain:
1. Hipertensi
Tempe merupakan pangan yang sangat rendah natrium (6,0 mg/100g), tetapi kaya kalium (367 mg/100 g) sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Natrium berkontribusi terhadap kenaikan tekanan darah, sedangkan kalium bersifat sebaliknya.
2. Diabetes
Kandungan protein yang tinggi dalam tempe mampu membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, termasuk jaringan pancreas. Kandungan serat pangannya yang tinggi mampu membatasi penyerapan karbohidrat, sehingga asupan glukosa dalam tubuh berkurang. Hal ini dapat mengontrol kadar glukosa darah sehingga tidak terlalu tinggi.
3. Kanker
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Universitas North Carolina AS, juga menemukan bahwa genestein dan phytoesterogen yang terdapat pada tempe ternyata dapat mencegah kanker prostate dan payudara. Untuk terapi segala macam kanker dan tumor dapat dilakukan dengan minum susu tempe 2x setengah gelas atau dengan makan 100 gr tempe per hari.
4. Penyempitan pembuluh darah
Tempe juga mengandung antioksidan yang dapat menghambat oksidasi kolesterol LDL darah manusia.Dengan demikian dapat menghambat infiltrasi lemak atau LDL teroksidasi ke dalam jaringan pembuluh darah. Hal ini dapat mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah yang memicu timbulnya penyakit jantung koroner.
5. Mengandung antibiotik alami
Antibiotika ini dihasilkan oleh Rhizopus sebagai mekanisme pertahanan diri. Antibiotika ini dilepaskan jamur tersebut untuk membunuh pesaingnya dalam populasi. Antibiotika ini ketika masuk ke dalam tubuh akan sangat membantu dalam membunuh bakteri disentri dan juga bakteri penyebab gangguan pencernaan lainnya.
6. Osteoporosis atau patah tulang
Menurut Prof. Dr. Muhilal, seorang pakar gizi, berpendapat bahwa dengan mengkonsumsi tempe secara teratur akan mencegah terjadinya osteoporosis atau patah tulang. Hal ini dikarenakan kandungan kalsium yang terdapat pada tempe sangatlah tinggi sehingga keberadaan kalsium ini dapat mengatasi gangguan tersebut. Menurutnya tempe justru bisa menjadi sumber kalsium yang murah, sehat dan alami dibandingkan harus membeli susu kalsium yang harganya relative mahal.

Dalam rangka meningkatkan nilai gizi dan nilai higienis tempe, ITB (Institut Tekhnologi Bandung) pernah membantu dan memelopori pembuatan tempe secara baik. Perbedaan yang nyata antara tempe biasa dan tempe ITB adalah dalam hal ragi, yang menfermentasikan kedelai sehingga menjadi tempe yang kita kenal. Pada tempe biasa biasanya proses pembuatannya mengikuti tradisi turun temurun dan tidak berubah. Ragi tempe biasa, umumnya diambil dari jamur yang menempel pada daun tempat membungkus tempe, atau jamur-jamur yang menempel pada daun waru. Setelah disimpan beberapa lama, barulah kedelai yang sudah dibubuhi ragi itu menjadi tempe yang kita kenal. Sedangkan Ragi tempe ITB hanya memakai jamur Rhizopus Oligosporus dan Rhizopus stoloniferous yang memenuhi syarat untuk dijadikan ragi yang dapat menghasilkan tempe yang lebih bermutu dari tempe biasa.
Begitu banyaknya manfaat tempe ini, tentulah bisa dijadikan salah satu makanan pilihan dalam menu kita sehari-hari yang sehat dan tentu saja dengan harga terjangkau.

Resep olahan masakan tempe

A. Tempe Bacem
a. Bahan
Tempe 500 gram, dipotong segi tiga
Asam Jawa 2 sdm
Gula Jawa 100 gram
Air kelapa dari 2 butir kelapa
Daun salam 4 lembar
Lengkuas 4 iris

b. Bumbu
Bawang merah 8 siung
Bawang putih 8 siung
Ketumbar 1 sdm

c. Cara membuat
1. Haluskan semua bumbu
2. Semua bahan dan bumbu halus direbus dengan pembakaran kecil
3. Aduk sesekali agar bumbu tercampur merata, biarkan hingga air kelapa habis
4. Angkat, selanjutnya tempe digoreng hingga berwarna kecoklatan.

B. Sambal Penyet Tempe Bakar

a. Bahan
Tempe 200 gram
Daun salam 3 lembar
Daun jeruk 3 lembar
Lengkuas 2 cm
Gula merah iris 2 cm
Garam dan penyedap rasa secukupnya
Air 200 ml
Aneka lalapan, seperti kemangi, mentimun, kacang panjang, daun selada, dan kol

b. Bumbu yang dihaluskan
Bawang merah 6 siung
Bawang putih 6 siung
Kemiri 5 butir
Cabai merah 6 buah

c. Cara membuat
1. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, lalu masukkan tempe, daun salam, lengkuas, daun jeruk, dan gula merah. Tambahkan air, lalu tutup wajannya. Biarkan hingga bumbu meresap dan air habis.
2. Untuk membuat sambalnya, goring semua bahan kecuali gula, garam, dan penyedap rasa,lalu haluskan. Lebih enak jika ditambahkan air jeruk limau.
3. Bakar tempe yang sudah dibumbui di atas bara api sambil sesekali diolesi sisa bumbu. Letakkan tempe yang sudah digoreng di atas cobek yang berisi sambal. Sajikan tempe penyet dengan lalapan.

Selamat mencoba.

-bs-

Tangerang, 5 Maret 2010

Kunci sehat

Kunci sehat

Tinjauan ilmu kedokteran modern (kedokteran alopatik) sampai saat ini belum menemukan penyebab utama penyakit degeneratif, sehingga gejala klinis dengan obat-obatan dan pembedahan belum dapat menyembuhkan sampai tuntas.

Penyakit degeneratif adalah penyakit yang disebabkan karena non-infeksi, yang ditandai dengan menurunnya fungsi organ disertai dengan gejala klinis berupa keluhan dan hasil laboratorium yang tidak normal. Penyakit ini berjalan secara progresip, makin lama bertambah berat. Contoh penyakit degeneratif adalah, Stroke (kelumpuhan akibat tersumbatnya aliran darah ke otak), jantung koroner (penyempitan pembuluh darah jantung), diabetes mellitus (kencing manis), kanker (tumor) gagal ginjal, chirosis hepatitis (pengerasan hati) asam urat (gout), rematik (radang sendi), osteoporosis (pengeroposan tulang) alergi saluran pernafasan (pilek,radang tenggorokan,sinusitis, asma) , alergi kulit (exim) dll.
Beberapa fakta-fakta dibawah ini membuktikan bahwa penyakit yang dikategorikan sebagai penyakit degeneratif adalah merupakan penyakit yang sangat sulit disembuhkan secara tuntas. Sesuai dengan hasil riset, stroke kini merupakan penyebab kematian nomor 3 di dunia dan merupakan kecacatan utama bagi umat manusia. Di Indonesia kasus stroke telah mencapai 400.000 – 500.000 kasus setiap tahunnya , 25 % diantaranya meninggal . Artinya 100.000 s/d. 125.000 meninggal akibat stroke. Selain itu stroke di Indonesia mulai menyerang kelompok usia lebih muda (45 tahun kebawah).
Dalam kasus penyakit kanker, di Indonesia penyakit kanker atau tumor ganas belum dapat ditangani secara tuntas. Pada tahun 2003 diperkirakan 1.334.100 kasus dengan angka kematian akibat kanker. Hingga kini penyebab terjadinya penyakit kanker /tumor belum diketahui dengan pasti, tetapi banyak faktor sebagai pemicunya.
Pada tahun 2010 penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di dunia. Sekitar 29 detik terdapat 1 orang terkena sakit jantung, dan setiap 1 menit orang meninggal karena penyakit ini. 49% penderita adalah pria, sedangkan wanita 32%. Menjelang menoupose naik menjadi 40%. sedangkan 80% penderita penyakit jantung di negara berkembang.

Kembali ke alam

Pada era sebelum masuknya sistem pengobatan modern, sistem pengobatan tradisional merupakan satu-satunya pilihan dalam terapi penyakit. Masyarakat mengenal pengobatan tradisional sebagai suatu warisan nenek moyang yang sudah lama dikenal dan membudaya. Fenomena yang muncul karena banyaknya dampak negatip yang ditimbulkan dari pengobatan modern dengan menggunakan obat kimia. Dalam suatu prasasti kuno Hippocrates, filsof Yunani yang hidup di sekitar tahun 500 sm., pernah menyatakan “Let food be your medicine and medicine be your food”. Filosofi-filosofi kuno Asia Timur juga menyebutkan bahwa “food and medicine are isogenous” atau obat dan pangan sesungguhnya memiliki sumber yang sama. Hippocrates juga merupakan orang pertama yang menyatakan akan pentingnya peran nutrisi dalam perlindungan kesehatan manusia. Kembali ke alam adalah merupakan solusi untuk membantu penyembuhan penyakit degeneratif.

Sehat berawal dari sel yang sehat

Secara jasmani sehat adalah suatu keadaan dimana semua organ tubuh yang merupakan satu kesatuan dapat berfungsi secara optimum (normal). Gangguan terhadap salah satu organ tubuh akan berpengaruh pada organ yang lain. Komposisi tubuh manusia terdiri dari unit-unit terkecil yang merupakan unit dasar disebut sel, yang jumlahnya mencapai milyaran. Struktur sel sebagian besar terdiri dari protein yang mencapai 50 % dari berat keringnya. Masing-masing sel melakukan aktifitas yang disebut metabolisme tingkat sel. Gabungan dari metabolisme sel menjadi metabolisme organ tubuh yang menentukan fungsi organ tubuh. Seluruh metabolisme itu dikontrol oleh mediator kimia yang disebut enzim, hormon, neurotransmitter dan mediator lainnya, juga protein dan disintesa oleh sel-sel jaringan khusus. Jadi sehat berawal dari sel yang sehat

Proses sakit

Sakit adalah keadaan dimana terdapat gangguan/penurunan fungsi organ tubuh yang telah menimbulkan gejala klinis berupa keluhan dan kelainan laboratorium. Proses sakit adalah proses penurunan fungsi organ yang berlangsung secara bertahap memerlukan waktu yang lama. Proses sakit diawali dengan penumpukan bahan-bahan toksin pada sel jaringan organ tubuh, sehingga terjadi kerusakan sel-sel dan penurunan metabolisme sel-sel jaringan-jaringan organ tersebut. Makin lama makin berat dan meluas, mengakibatkan penurunan fungsi organ secara bertahap dan diikuti timbulnya gejala klinis berbagai penyakit degeneratip. Dimulai dengan keluhan-keluhan ringan seperti mudah lelah, kegemukan, kesemutan, kram, pegal linu, daya ingat menurun dll. Adanya keluhan-keluhan yang ringan-ringan pada tahap awal ini, menyebabkan orang tidak waspada dan baru menyesali setelah timbul gejala klinis yang menonjol, diketahui dari hasil laboratorium.

Regenerasi sel

Landasan filosofi kedokteran natural adalah Back for Nature yaitu kembali kepada penyembuhan alamiah atau self healing melalui regenerasi sel menjadi kunci sehat. Dengan meningkatnya kemampuan regenerasi sel maka dapat mencegah dan mengatasi berbagai penyakit degeneratif serta menghambat proses penuaan.
Regenerasi sel adalah kemampuan alamiah yang dianugerahkan Allah yang maha pencipta kepada setiap makhluk hidup agar dapat bertahan hidup (survive) menghadapi tekanan dari dalam dan luar tubuh.
Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan sendiri secara alami atau self healing dengan proses regenarasi sel (perbaikan sel). Mekanisme regenerasi sel dikendalikan oleh kode genetika kromosom yang terdapat pada inti sel. Seiring dengan makin banyaknya perbaikan sel yang menjadi normal kembali, maka metabolisme sel-sel organ meningkat, fungsinya organpun juga meningkat diikuti dengan berkurangnya gejala klinis yang secara bertahap akan menghilang. Proses menghilangkan gejala klinis disebut gejala penyembuhan.

Tahap-tahap penyembuhan

1. Membersihkan
Yaitu proses pembersihan bahan-bahan toksin dan sel-sel jaringannya ke liver untuk dinetralisir oleh enzim-enzim, detoxifikasi, selanjutnya dibuang (exersi) sebagian besar melalui ginjal dan sebagian kecil lainnya melalui kulit dan paru-paru. Para ahli internasional menganjurkan orang membuang racun melalui pengaturan makan dan minum, agar kotoran dapat dibersihkan secara alami dan tidak merusak badan.

2. Regenerasi sel
Yaitu proses perbaikan bagian-bagian sel yang rusak dengan melakukan sintesa (pembentukan) protein yang dikendalikan oleh gen-gen pada kromosom inti sel. Mengatur fungsi tubuh secara menyeluruh, meningkatkan daya tahan tubuh dengan menambah vitamin dan zat mineral dan mengkonsumsi makanan alami yang berfungsi menurunkan kadar lemak darah dan tekanan darah tinggi.

3. Perbaikan fungsi organ
Yaitu terjadi peningkatan metabolisme sel-sel jaringan organ, yang mengakibatkan peningkatan fungsi organ yang mengakibatkan peningkatan fungsi organ secara bertahap kembali normal dan diikuti dengan penurunan gejala klinis.

Ketika terjadi kerusakan pada bagian sel-sel jaringan tubuh,pada saat itu pula terjadi mekanisme secara alamiah untuk melakukan perbaikan atau regenerasi sel, agar metabolisme sel-sel jaringan tetap berlangsung secara optimum. Kerusakan sel makin meluas apabila terjadi hambatan atau penurunan kemampuan regenerasi sel.

Faktor-faktor yang menghambat regenerasi sel:

Tingginya penumpukan bahan toksin pada sel-sel jaringan organ tubuh yang berasal dari sampah (sisa) metabolisme, pembusukan di usus besar,zat aditif (perasa, pengawet,pewarna), polutan (pestisida, limbah pabrik, asap mobil, asap pabrik, asap rokok), obat-obatan. Hal ini akibat pola hidup tidak sehat yaitu:

a. Stres yang tinggi, meningkatkan sampah metabolisme; sementara kesempatan sel-sel organ untuk pemulihan berkurang.
b. Kurang olah raga, berakibat penurunan kelancaran aliran darah dan persyarafan.
c. Pola makan yang tidak sehat antara lain:
- Banyak konsumsi zat aditif (perasa, pengawet dan pewarna)
- Buang air yang lambat karena kurang serat (kurang sayur dan buah)
- Banyak mengkonsumsi daging dan unggas yang sulit dicerna, meningkatkan pembusukan di usus besar.
d. Polusi udara (asap pabrik, asap rokok, asap mobil) dan polusi air (pestisida dan limbah pabrik)

Pemasukan nutrisi essensial untuk regenerasi sel yang menurun karena pemanasan yang tinggi sehingga mengalami denaturasi terutama bahan-bahan yang diperlukan untuk sintesa protein.

MEMACU REGENERASI SEL ADALAH KUNCI SEHAT
Upaya untuk memacu regenerasi sel dapat dilakukan antara lain:
1. Menekan serendah-rendahnya pemasukan toksin dengan mengubah pola makan yang sehat yaitu:
• Mengunyah makanan sampai lembut
• Komposisi makanan: sayur 60%, buah 20%, karbohidrat 10%, protein 10%.
• Hindari daging dan unggas dan menggantikannya dengan ikan, tempe, tahu
• Hindari zat aditif
• Minum, 2 liter/hari
2. Menurunkan stress, meditasi spiritual dan refreshing
3. Melancarkan aliran darah dengan berolah raga rutin
4. Mencukupi nutrisi essensial untuk sel
5. Mengkonsumsi suplemen yang mengandung zat aktif atau bahan-bahan yang dapat memacu regenerasi sel.

-rbs-

Cipadu Jaya,3 Pebruari 2010

Mengenal lebih dekat burung “kakatua”

Mengenal lebih dekat burung “kakatua”

Siapa yang tidak mengenal burung kakatua ? Sejak kecil, kita sering mendengar lagu yang baitnya sederhana dan gampang di ingat yaitu lagu burung kakatua. Bahkan di Australia, warga disana ada yang dapat melantunkan lagu rakyat Indonesia ini. Burung kakatua yang kita kenal dengan bulunya yang putih bersih dengan jambul berwarna kuning menambah keelokannya, merupakan burung yang hidup berkelompok. Di negara kita burung ini terdapat di bagian Timur Indonesia, seperti Irian Jaya, Maluku dan pulau-pulau lain di Indonesia sebelah Timur. Bagi mereka yang hobynya memelihara burung, kakatua dapat menjadi salah satu pilihan, karena burung ini sangat mengerti kepada pengasuhnya bila diberi perhatian . Memelihara burung kakatua harus tahu cara melatihnya agar dapat jinak dan pandai. Burung ini sangat menarik dan lucu karena termasuk burung yang cerdas. Apabila dilatih dengan baik, maka tidak akan menemui masalah, tetapi sebaliknya apabila ditangani salah, maka kemungkinan dapat membahayakan. Dianjurkan agar jangan membeli burung kakatua bila belum pernah memelihara burung yang berkuku dan berparuh tajam.

Semua jenis burung kakatua atau Cockatoos adalah termasuk family Cacatidae yang hidup di benua Australia dan kepulauan di Pasifik Selatan. Sebagian lagi berasal dari Pillipina dan Indonesia bagian timur. Hampir semua orang mengira bahwa burung kakatua hanya berwarna putih dengan jambul kuning saja, ternyata ada burung kakatua berwarna hitam dan merah muda. Burung kakatua hitam sangat jarang ditemukan karena termasuk burung langka serta harganya mahal, hanya terdapat di hutan-hutan atau kebun binatang.

Bergerombol di taman-taman kota
Burung termasuk jenis unggas yang dilindungi di Australia, sehingga tidak seorangpun boleh menangkap atau membunuh burung-burung. Canberra ibukota Australia, adalah kota yang asri dan tenang karena hampir sepanjang jalan ditumbuhi oleh pohon-pohon besar nan rindang. Hiruk pikuk kendaraan bermotor jarang terlihat di jalan, sehingga mengurangi polusi udara yang menjadi salah satu masalah perkotaan . Canberra terdiri dari beberapa bagian kota . Setiap bagian kota mempunyai taman kota sendiri dengan area yang cukup luas. Sehingga tidak heran bila taman-taman kota menjadi semacam hutan kecil bagi satwa-satwa burung yang hidup bebas. Salah satu jenis burung yang hidup bebas di taman-taman kota adalah burung kakatua. Burung ini hidup bergerombol dalam suatu kelompok dengan jumlah puluhan bahkan ratusan ekor, hinggap di pohon maupun rerumputan untuk mencari makan. Pemandangan ini merupakan hal yang menakjubkan, karena jarang bahkan tidak pernah kita melihat sejumlah burung bebas mencari makan di dalam kota. Warga disana nampaknya biasa dengan adanya burung-burung tersebut, karena merupakan hal yang natural.

Mengenal lebih dekat burung kakatua
Pada umumnya semua jenis kakatua mencari makan di daerah pertanian terutama daerah kebun jagung. Kakatua mempunyai paruh yang kuat berwarna hitam atau krem sesuai dengan spesiesnya. Mempunyai jambul berwarna kuning di atas kepalanya. Kakatua adalah salah satu jenis burung nuri yang mempunyai bedak di bawah bulunya. Bedak ini berfungsi untuk menjaga suhu tubuhnya agar tetap stabil, juga untuk menahan air dan sekaligus pembersih bulu. Burung kakatua adalah binatang yang cukup tenang dan pendiam , tapi ada juga yang agresip tidak pernah diam. Burung kakatua umumnya dapat hidup selama 30 sampai 50 tahun, bahkan ada jenis burung kakatua yang mencapai umur 60 – 70 tahun. Melatih dan menjinakkan burung ini, dapat dilakukan pada umur 5-10 tahun . Burung kakatua umumnya sangat cerdas dan bisa menyesuaikan diri, tetapi juga bisa gelisah dan sulit untuk dipahami. Siklus hidupnya sama dengan manusia yaitu masa bayi, anak-anak, remaja, dewasa dan tua. Masa berkembang biaknya masih belum bisa ditentukan dengan pasti, yaitu mulai umur 9 tahun sampai dengan 20-30 tahun. Menurut kenyataannya, kita tidak dapat mengharap dari pasangan jantan dan betina untuk menghasilkan anak. Burung kakatua adalah bukan termasuk burung bernyanyi dan pandai bicara, namun bisa dilatih mengucapkan kata-kata atau kalimat dengan baik.

Tip memelihara burung kakatua
Bila kita ingin memelihara burung kakatua, ada beberapa kriteria tentang keadaan kesehatannya. Pertama-tama perhatikan matanya harus bersih dan jernih, tidak ada kotoran, benjolan atau goresan di lingkaran mata. Tidak ditemukan cacat akibat luka. Kemudian lihat kedua lubang hidungnya apakah bundar dan normal serta bersih. Tidak ada tanda-tanda kemerahan karena iritasi. Selanjutnya kedua kakinya harus mulus lengkap dengan 4 kuku jari . Apabila dipegang kakinya , kalau salah satu agak hangat sedangkan yang lain dingin , kemungkinan ada masalah dengan kakinya. Perhatikan kedua sayapnya harus penuh dengan bulu, tidak ada yang rusak dengan membuka satu persatu sayapnya. Juga penting diamati adalah kotorannya, kemungkinan ada cacing, berwarna putih dan hijau tua. Kotoran yang warnanya soklat, hitam, kuning atau oranye menandakan pencernannya mempunyai masalah. Kotoran yang berair menandakan burung itu kurang sehat. Terakhir minta kepada penjual agar kita boleh memegang badan burung tersebut, apakah gemuk atau kurus. Bila burung itu kurus biasanya sakit. Tanda-tanda burung kakatua yang jinak antara lain, melompat di tangan dan tidak panik, tidak mematok, tidak gugup dan berontak bila dipegang bulunya.
Beberapa burung kakatua mempunyai kebiasaan yang buruk. Umumnya kebiasaan buruknya adalah berteriak minta perhatian kepada majikannya. Kadang-kadang sering mengerat kayu atau perabot kayu di rumah. Memperbaiki kebiasaan buruk ini, perlu waktu yang lama untuk melatihnya. Kakatua yang berteriak minta perhatian, sangat sulit ditertibkan. Teriakan adalah hal yang wajar bagi jenis burung berparuh tajam. Yang perlu dilakukan adalah cukup memberi makanan atau mainan. Perhatikan dengan baik kapan dan dalam situasi apa burung itu selalu berteriak. Sewaktu-waktu kita akan dapat mengerti arti teriakan dengan membiarkan saja atau menutupi kandang nya sampai dia diam. Pada suatu saat dia terdiam hanya selama 3 menit, untuk itu jangan menunggu lama buka kembali penutup nya.
Saat ini sudah waktunya kita memberi perhatian pada burung. Dengan kata lain, ajari burung Anda agar tidak sering berteriak. Usaha ini tidaklah mudah untuk dilaksanakan. Tapi yang perlu diingat bahwa burung kakatua adalah termasuk burung pembuat gaduh dan sangat sulit untuk merubah sifatnya. Yang paling bijak adalah membiarkan burung tersebut hidup bebas di alam lepas. Terbang menurut keinginannya sendiri tanpa adanya gangguan manusia. Sehingga dengan demikian terciptalah lingkungan yang asri dan natural sesuai dengan kodratnya diciptakan, seperti burung kakatua yang hinggap di rerumputan taman-taman Canberra.

-rbs-
Tangerang, 7 Januari 2010

Menjaga kelestarian hutan mangrove

Menjaga kelestarian hutan mangrove

Belum habis ingatan kita pada peristiwa 5 tahun yang lalu, atau tepatnya 26 Desember 2004, yaitu sewaktu terjadinya bencana tsunami yang melanda Aceh, disusul oleh terjadinya gempa bumi di Tasikmalaya dengan kekuatan 7,3 skala ritcher dan yang baru saja terjadi adalah gempa bumi di Sumatera Barat yang meluluh lantakkan daerah tersebut. Namun gempa bumi yang terjadi di Jawa Barat dan Sumatera Barat ini mempunyai dampak tsunami yang kecil dibandingkan dengan gempa bumi di Aceh. Peristiwa yang dahsyat itu, menyadarkan kita betapa pentingnya menjaga kelestarian alam terutama mengelola lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab. Salah satu usaha untuk menghindari terjadinya bencana yang disebabkan oleh pasang air laut, adalah menjaga kelestarian hutan mangrove.

Hutan mangrove atau dapat juga disebut hutan bakau , merupakan salah satu ekosistim hutan yang mempunyai fungsi sebagai hutan lindung, dan hutan konservasi yang telah banyak disalah gunakan demi kepentingan ekonomi. Apabila disebutkan satu persatu, banyak sekali kegunaan dari adanya hutan mangrove. Salah satu yang terpenting adalah sebagai penahan gelombang dan angin, pelindung dari abrasi dan pengikisan pantai oleh air laut. Disamping itu juga sebagai habitat beberapa satwa liar, penghasil kayu konstruksi, kayu bakar, bahan baku kertas dan sebagai tempat ekowisata. Tanpa hutan mangrove yang berfungsi sebagai penahan abrasi, kita akan melihat garis pantai Indonesia yang terpanjang kedua di dunia, sepanjang 81.000 km akan terkikis habis. Jika hal itu dibiarkan, dalam beberapa puluh tahun kedepan, hutan mangrove di Indonesia akan tinggal kenangan. Indonesia yang menjadi surga mangrove terbesar didunia, akan merasakan akibat yang sangat parah dari rusaknya ekosistem mangrove itu. Luas hutan bakau Indonesia antara 2,5 hingga 4,5 juta hektar, merupakan mangrove yang terluas di dunia. Di Indonesia, hutan-hutan mangrove yang luas terdapat di seputar Dangkalan Sunda yang relatif tenang dan merupakan tempat bermuara sungai-sungai besar. Yakni di pantai timur Sumatera, dan pantai barat serta selatan Kalimantan. Di pantai utara Jawa, hutan-hutan ini telah lama terkikis oleh kebutuhan penduduknya terhadap lahan. Sedangkan di bagian timur Indonesia, di tepi Dangkalan Sahul, hutan-hutan mangrove yang masih baik terdapat di pantai barat daya Papua, terutama di sekitar Teluk Bintuni. Mangrove di Papua mencapai luas 1,3 juta ha, sekitar sepertiga dari luas hutan bakau Indonesia.

Disamping melestarikan hutan mangrove, tidak kalah penting adalah melakukan pembudidayaan mangrove. Kegiatan ini tidak dapat dilakukan secara biasa namun perlu mengadakan langkah-langkah seperti survey dan penetapan lokasi penanaman, persemaian dan pembibitan, penanaman dan pemeliharaan.
Harga yang dibayar akibat perusakan teramat sangat mahal dibandingkan harga sebuah konservasi. Oleh karena itu mari kita beri dukungan pada usaha-usaha yang bertujuan menjaga kelestarian hutan mangrove, baik itu di dunia maupun di Indonesia. Beri dukungan bagi kebijakan-kebijakan pelestarian hutan mangrove dan lawan segala bentuk eksploitasi hutan mangrove untuk kepentingan ekonomi. Perlu adanya pendidikan pelestarian lingkungan sejak dini yang mengajarkan bahwa pelestarian hutan mangrove adalah salah satu cara membuat bumi semakin baik.

-bs-
Tangerang, 16 Desember 2009

« Entri lama

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.