Kunci sehat

Kunci sehat

Tinjauan ilmu kedokteran modern (kedokteran alopatik) sampai saat ini belum menemukan penyebab utama penyakit degeneratif, sehingga gejala klinis dengan obat-obatan dan pembedahan belum dapat menyembuhkan sampai tuntas.

Penyakit degeneratif adalah penyakit yang disebabkan karena non-infeksi, yang ditandai dengan menurunnya fungsi organ disertai dengan gejala klinis berupa keluhan dan hasil laboratorium yang tidak normal. Penyakit ini berjalan secara progresip, makin lama bertambah berat. Contoh penyakit degeneratif adalah, Stroke (kelumpuhan akibat tersumbatnya aliran darah ke otak), jantung koroner (penyempitan pembuluh darah jantung), diabetes mellitus (kencing manis), kanker (tumor) gagal ginjal, chirosis hepatitis (pengerasan hati) asam urat (gout), rematik (radang sendi), osteoporosis (pengeroposan tulang) alergi saluran pernafasan (pilek,radang tenggorokan,sinusitis, asma) , alergi kulit (exim) dll.
Beberapa fakta-fakta dibawah ini membuktikan bahwa penyakit yang dikategorikan sebagai penyakit degeneratif adalah merupakan penyakit yang sangat sulit disembuhkan secara tuntas. Sesuai dengan hasil riset, stroke kini merupakan penyebab kematian nomor 3 di dunia dan merupakan kecacatan utama bagi umat manusia. Di Indonesia kasus stroke telah mencapai 400.000 – 500.000 kasus setiap tahunnya , 25 % diantaranya meninggal . Artinya 100.000 s/d. 125.000 meninggal akibat stroke. Selain itu stroke di Indonesia mulai menyerang kelompok usia lebih muda (45 tahun kebawah).
Dalam kasus penyakit kanker, di Indonesia penyakit kanker atau tumor ganas belum dapat ditangani secara tuntas. Pada tahun 2003 diperkirakan 1.334.100 kasus dengan angka kematian akibat kanker. Hingga kini penyebab terjadinya penyakit kanker /tumor belum diketahui dengan pasti, tetapi banyak faktor sebagai pemicunya.
Pada tahun 2010 penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di dunia. Sekitar 29 detik terdapat 1 orang terkena sakit jantung, dan setiap 1 menit orang meninggal karena penyakit ini. 49% penderita adalah pria, sedangkan wanita 32%. Menjelang menoupose naik menjadi 40%. sedangkan 80% penderita penyakit jantung di negara berkembang.

Kembali ke alam

Pada era sebelum masuknya sistem pengobatan modern, sistem pengobatan tradisional merupakan satu-satunya pilihan dalam terapi penyakit. Masyarakat mengenal pengobatan tradisional sebagai suatu warisan nenek moyang yang sudah lama dikenal dan membudaya. Fenomena yang muncul karena banyaknya dampak negatip yang ditimbulkan dari pengobatan modern dengan menggunakan obat kimia. Dalam suatu prasasti kuno Hippocrates, filsof Yunani yang hidup di sekitar tahun 500 sm., pernah menyatakan “Let food be your medicine and medicine be your food”. Filosofi-filosofi kuno Asia Timur juga menyebutkan bahwa “food and medicine are isogenous” atau obat dan pangan sesungguhnya memiliki sumber yang sama. Hippocrates juga merupakan orang pertama yang menyatakan akan pentingnya peran nutrisi dalam perlindungan kesehatan manusia. Kembali ke alam adalah merupakan solusi untuk membantu penyembuhan penyakit degeneratif.

Sehat berawal dari sel yang sehat

Secara jasmani sehat adalah suatu keadaan dimana semua organ tubuh yang merupakan satu kesatuan dapat berfungsi secara optimum (normal). Gangguan terhadap salah satu organ tubuh akan berpengaruh pada organ yang lain. Komposisi tubuh manusia terdiri dari unit-unit terkecil yang merupakan unit dasar disebut sel, yang jumlahnya mencapai milyaran. Struktur sel sebagian besar terdiri dari protein yang mencapai 50 % dari berat keringnya. Masing-masing sel melakukan aktifitas yang disebut metabolisme tingkat sel. Gabungan dari metabolisme sel menjadi metabolisme organ tubuh yang menentukan fungsi organ tubuh. Seluruh metabolisme itu dikontrol oleh mediator kimia yang disebut enzim, hormon, neurotransmitter dan mediator lainnya, juga protein dan disintesa oleh sel-sel jaringan khusus. Jadi sehat berawal dari sel yang sehat

Proses sakit

Sakit adalah keadaan dimana terdapat gangguan/penurunan fungsi organ tubuh yang telah menimbulkan gejala klinis berupa keluhan dan kelainan laboratorium. Proses sakit adalah proses penurunan fungsi organ yang berlangsung secara bertahap memerlukan waktu yang lama. Proses sakit diawali dengan penumpukan bahan-bahan toksin pada sel jaringan organ tubuh, sehingga terjadi kerusakan sel-sel dan penurunan metabolisme sel-sel jaringan-jaringan organ tersebut. Makin lama makin berat dan meluas, mengakibatkan penurunan fungsi organ secara bertahap dan diikuti timbulnya gejala klinis berbagai penyakit degeneratip. Dimulai dengan keluhan-keluhan ringan seperti mudah lelah, kegemukan, kesemutan, kram, pegal linu, daya ingat menurun dll. Adanya keluhan-keluhan yang ringan-ringan pada tahap awal ini, menyebabkan orang tidak waspada dan baru menyesali setelah timbul gejala klinis yang menonjol, diketahui dari hasil laboratorium.

Regenerasi sel

Landasan filosofi kedokteran natural adalah Back for Nature yaitu kembali kepada penyembuhan alamiah atau self healing melalui regenerasi sel menjadi kunci sehat. Dengan meningkatnya kemampuan regenerasi sel maka dapat mencegah dan mengatasi berbagai penyakit degeneratif serta menghambat proses penuaan.
Regenerasi sel adalah kemampuan alamiah yang dianugerahkan Allah yang maha pencipta kepada setiap makhluk hidup agar dapat bertahan hidup (survive) menghadapi tekanan dari dalam dan luar tubuh.
Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan sendiri secara alami atau self healing dengan proses regenarasi sel (perbaikan sel). Mekanisme regenerasi sel dikendalikan oleh kode genetika kromosom yang terdapat pada inti sel. Seiring dengan makin banyaknya perbaikan sel yang menjadi normal kembali, maka metabolisme sel-sel organ meningkat, fungsinya organpun juga meningkat diikuti dengan berkurangnya gejala klinis yang secara bertahap akan menghilang. Proses menghilangkan gejala klinis disebut gejala penyembuhan.

Tahap-tahap penyembuhan

1. Membersihkan
Yaitu proses pembersihan bahan-bahan toksin dan sel-sel jaringannya ke liver untuk dinetralisir oleh enzim-enzim, detoxifikasi, selanjutnya dibuang (exersi) sebagian besar melalui ginjal dan sebagian kecil lainnya melalui kulit dan paru-paru. Para ahli internasional menganjurkan orang membuang racun melalui pengaturan makan dan minum, agar kotoran dapat dibersihkan secara alami dan tidak merusak badan.

2. Regenerasi sel
Yaitu proses perbaikan bagian-bagian sel yang rusak dengan melakukan sintesa (pembentukan) protein yang dikendalikan oleh gen-gen pada kromosom inti sel. Mengatur fungsi tubuh secara menyeluruh, meningkatkan daya tahan tubuh dengan menambah vitamin dan zat mineral dan mengkonsumsi makanan alami yang berfungsi menurunkan kadar lemak darah dan tekanan darah tinggi.

3. Perbaikan fungsi organ
Yaitu terjadi peningkatan metabolisme sel-sel jaringan organ, yang mengakibatkan peningkatan fungsi organ yang mengakibatkan peningkatan fungsi organ secara bertahap kembali normal dan diikuti dengan penurunan gejala klinis.

Ketika terjadi kerusakan pada bagian sel-sel jaringan tubuh,pada saat itu pula terjadi mekanisme secara alamiah untuk melakukan perbaikan atau regenerasi sel, agar metabolisme sel-sel jaringan tetap berlangsung secara optimum. Kerusakan sel makin meluas apabila terjadi hambatan atau penurunan kemampuan regenerasi sel.

Faktor-faktor yang menghambat regenerasi sel:

Tingginya penumpukan bahan toksin pada sel-sel jaringan organ tubuh yang berasal dari sampah (sisa) metabolisme, pembusukan di usus besar,zat aditif (perasa, pengawet,pewarna), polutan (pestisida, limbah pabrik, asap mobil, asap pabrik, asap rokok), obat-obatan. Hal ini akibat pola hidup tidak sehat yaitu:

a. Stres yang tinggi, meningkatkan sampah metabolisme; sementara kesempatan sel-sel organ untuk pemulihan berkurang.
b. Kurang olah raga, berakibat penurunan kelancaran aliran darah dan persyarafan.
c. Pola makan yang tidak sehat antara lain:
– Banyak konsumsi zat aditif (perasa, pengawet dan pewarna)
– Buang air yang lambat karena kurang serat (kurang sayur dan buah)
– Banyak mengkonsumsi daging dan unggas yang sulit dicerna, meningkatkan pembusukan di usus besar.
d. Polusi udara (asap pabrik, asap rokok, asap mobil) dan polusi air (pestisida dan limbah pabrik)

Pemasukan nutrisi essensial untuk regenerasi sel yang menurun karena pemanasan yang tinggi sehingga mengalami denaturasi terutama bahan-bahan yang diperlukan untuk sintesa protein.

MEMACU REGENERASI SEL ADALAH KUNCI SEHAT
Upaya untuk memacu regenerasi sel dapat dilakukan antara lain:
1. Menekan serendah-rendahnya pemasukan toksin dengan mengubah pola makan yang sehat yaitu:
• Mengunyah makanan sampai lembut
• Komposisi makanan: sayur 60%, buah 20%, karbohidrat 10%, protein 10%.
• Hindari daging dan unggas dan menggantikannya dengan ikan, tempe, tahu
• Hindari zat aditif
• Minum, 2 liter/hari
2. Menurunkan stress, meditasi spiritual dan refreshing
3. Melancarkan aliran darah dengan berolah raga rutin
4. Mencukupi nutrisi essensial untuk sel
5. Mengkonsumsi suplemen yang mengandung zat aktif atau bahan-bahan yang dapat memacu regenerasi sel.

-rbs-

Cipadu Jaya,3 Pebruari 2010

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 138 pengikut lainnya.