Teh Bunga Rosella

Keampuhan Bunga Rosella

Sesuai dengan hasil penelitian, teh bunga rosella sangat ampuh menyembuhkan diabetes, menurunkan kolesterol, hipertensi serta asam urat. Selain itu rosella juga dapat mencegah kanker, menurunkan berat badan, meredakan batuk kronis, meningkatkan stamina dan menyehatkan mata.
Mengapa sampai sedemikian banyak khasiat dan manfaat kegunaan bunga rosella ? Apa dan bagaimana bentuk dari bunga rosella itu, hingga dikatakan ampuh untuk berbagai macam penyakit? Rosella yang mempunyai nama ilmiah Hibiscus sabdariffa Linn, merupakan anggota famili Malvaceae. Dapat tumbuh baik di daerah tropis maupun sub tropis. Pada mulanya tanaman rosella dibudi dayakan hanya untuk keperluan bahan pembuat tali pengganti rami yang diambil dari batang tanaman tersebut. Namun setelah diketahui lebih jauh, juga dapat dibuat makanan dan minuman. Di negara lain tanaman rosella sudah dikenal sejak lama. Mulai dari buah, kelopak bunga, dan daun semuanya dapat dimakan. Bahkan dapat dijadikan sebagai bahan minuman, selai, salad, sirup, pudding dan asinan. Secara empiris rosella berkhasiat sebagai antiseptic, aprodisiak, dieretik, pelarut sedative dan tonik.
Bagi masyarakat Indonesia saat ini, tanaman rosella sudah lebih popular dan cukup dikenal. Para petani di Jawa telah banyak membudi dayakan tanaman ini karena lebih mudah penanamannya. Bahkan mereka mulai mengganti tanaman palawijanya seperti ketela, jagung dan kacang dengan tanaman rosella.
Bunga rosella mempunyai kelopak berwarna merah yang biasanya disebut sebagai bunga. Bagian kelopak inilah yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan minuman.

Kandungan rosella

Kandungan kimia dan nilai gizi dari rosella , selain mengandung vitamin C, kelopak bunganya mengandung vitamin A dan 18 jenis asam amino yang sangat diperlukan oleh tubuh. Kandungan gizi rosella yang lengkap terdapat dari kelopak maupun daunnya a.l. kalori, air, protein, lemak, karbohidrat, serta abu, kalsium, fosfor, besi, betakaroten, vitamin C, tiamin, riboflavin dan niasin. Kelopak rosella juga banyak mengandung asam amino yang penting bagi tubuh seperti arginine, cystine, histidine, isoleucine, leucine,lysine, methionine, phenylalanine, threonine, tryptophan, tyrosine, valine, aspartic acid, glitamic, acid alanine, glycine, praline dan serine. Sedangkan dalam biji mengandung nitrogen dan sulfida. serta asam lemak dan sterol. Sehingga minyak yang dihasilkan dari biji rosella menyerupai minyak biji jarak, dapat dipakai sebagai pengganti minyak jarak kasar.

Rosella untuk pengobatan

Di Indonesia penggunaan rosella di bidang kesehatan belum begitu populer. Namun saat ini teh rossela mulai banyak dikenal oleh masyarakat terutama untuk minuman kesehatan. Hampir setiap toko jamu atau agen rosella bahkan sampai pasar swalayan menjual kemasan teh Rosella. Harganya pun bervariasi tergantung dari mutu atau jenis rossela yang ditawarkan. Bungkus kemasan juga menentukan harga dari teh rosella tersebut. Rosella yang dikemas secara pabrikan lebih mahal dibandingkan dengan teh rosella yang dibungkus sebagai industri rumahan. Demikian pula rosella yang berasal dari beberapa daerah di Jawa, bahkan dari mancanegara ikut menentukan kwalitas dari teh rosella tersebut. Sebagai contoh akhir-akhir ini beredar teh rossela berasal dari Mesir yang harganya berlipat kali dengan teh rosella yang berasal dari petani di Indonesia.
Pada dasarnya seluruh bagian tanaman rosella bermanfaat sebagai obat tradisiobal. Penggunaan sebagai obat ini telah dilakukan oleh beberapa negara di dunia seperti India, Afrika (Senegal, Sudan) , Meksiko, Brasil dll. Daun atau kelopak bunga yang direbus dalam air, berkhasiat untuk peluruh kencing dan merangsang keluarnya empedu dari hati (Choleretic), menurunkan tekanan darah (hypotensive) ,mengurangi kekentalan (viskositas) darah dan meningkatkan peristaltic usus.
Berbagai khasiat itu didukung oleh sebuah riset ilmiah yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Biomedis di Meksiko, pada tahun 2004. Tim melakukan pengamatan terhadap 75 orang pasien dengan usia 30-80 tahun yang menderita hipertensi. Hasilnya Rosella mampu menurunkan tekanan darah sistolik dari 139,05 menjadi 123,73 mm Hg. Sedangkan tekanan darah diastolic turun dari 90,81 menjadi 79,52 mm Hg. Dosis pemakaian 10 g kelopak bunga rosella kering dicampur 0,51 l air (berisi 9,6 mg antosianin), diminum sehari sekali sebelum sarapan pagi.
Ahli farmakognosi dari Senegal merekomendasikan khasiat lain dari tanaman Rosella adalah sebagai antikejang (antipasmodik), mengobati cacingan (antelmintik), dan sebagai anti bakteri. Ekstrak air Rosella dan zat warna mempunyai efek letal (mematikan Mycrobacterium tuberculosis penyebab TBC).
Daun Rosella juga dapat mengobati kaki pecah-pecah dan luka bakar ringan, dengan cara daun direndam dalam air panas, dilumatkan, kemudian dioleskan pada kaki. Bijinya berkhasiat untuk sebagai diuretic dan tonikum. Minyak biji berwarna kuning kecoklatan dapat menyembuhkan luka pada onta. Di India rebusan biji untuk menyembuhkan dysuria (gangguan kencing), pencernaan dan meningkatkan stamina.
Penduduk Brasil menggunakan sebagai tonikum,emollient dan bahan pelarut untuk mengurangi rasa pahit. Orang Filipina menggunakan akarnya yang pahit sebagai tonikum. Sementara orang Angola menggunakan lendir dari daunnya sebagai emollient dan obat batuk.

Rosella sebagai antioksidan

Salah satu hasil penelitian menyatakan bahwa rosella bermanfaat bagi penderita arteriosclerosis dan sebagai antiseptic usus. Ekstrak kelopaknya juga dapat menurunkan absorbsi alcohol, sehingga dapat mengurangi efek yang ditimbulkan akibat minum alcohol. Pada tahun 2006 seorang peneliti dari Tekhnologi Pangan IPB melakukan penelitian tentang kandungan antioksidan pada rosella. Hasilnya, kandungan antioksidan pada rosella lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan antioksidan pada daun kumis kucing, yaitu sebesar 1,7 mmol/prolox. Demikian pula dengan hasil penelitian dari Institute of Food Nutrition and Human Health, Massey University, Selandia Baru, membuktikan bahwa rosella mengandung 24% antioksidan dan 51% autisianin.
Dengan adanya antioksidan, sel-sel radikal bebas yang merusak inti sel dapat dihilangkan. Oleh karena itu maka rosella memiliki efek anti kanker dan menjaga kerusakan sel dari sinar ultra violet berlebih yang diserap oleh tubuh.

Setelah mengetahui kandungan dan manfaat dari teh rosella yang telah dibuktikan oleh para peneliti baik di dalam maupun dari luar negeri, maka marilah kita mulai mencoba untuk menkonsumsi teh rosella. Dengan mengkonsumsi teh rosella, disamping dapat bermanfaat untuk kesehatan juga sekaligus kita membantu para petani rosella yang tersebar di Indonesia. Membuat minumannya mudah, tinggal menyeduh 5-7 kelopak bunga dengan air panas, tunggu 5 menit, siap minum. Rasa dari minuman ini seperti asam jawa. Apabila mempunyai sakit maag harus hati hati dengan menambahkan kadar airnya. Bisa ditambahkan dengan gula; tapi untuk kesehatan, lebih baik dicampur madu sebagai pemanis, selamat mencoba.

-bs-
Cipadu Jaya, Nopember 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: